Surat Terbuka Untuk Mas Teroris


image

Mas Teroris

Maaf kalau kami tak mengucap salam seperti biasanya, karena kami tidak tahu apa agamamu dan apa yang kau percayai.

Maaf kalau masyarakat yang pintar menganggap kamu tidak cerdas sehingga tidak punya visi yang jelas karena kamu tidak tahu sebenarnya siapa musuhmu.

Maaf kalau musuhmu saat ini menertawakan kekalahan kamu. Karena musuhmu tidak luka sedikitpun tapi umatmu sendiri yang berdarah darah. Dan agamamu sendiri yang tercoreng karena dianggap agama yang menghalalkan pembunuhan

Maaf kalau umat seagamamu menganggap kamu buta agama, karena agama apapun yang kamu anut tidak ada yang memperbolehkan membunuh orang kecuali dalam membela diri.

Maaf kalau para ahli agamamu menganggap bahwa kamu sok pintar karena merasa paling benar dalam memahami ayat suci agamamu. Tidak ada kitab suci agama apapun boleh membunuhi manusia tidak bersalah kecuali dalam keadaan perang.

Maaf kalau manusia beriman yang cerdas menganggap kamu sangat bodoh karena memahami ajaran yang menyesatkan. Tidak ada ajaran agama apapun yang menghalalkan darah sesama manusia yang tidak berdosa demi berjuang demi agama apapun

Maaf kalau manusia yang rasional menganggap kamu salah mencari anutan pemimpin. Pemimpin siapapun yang kamu jadikan imam ajarannya jauh melampaui batas dari anutan para nabi.

Maaf kalau ibumu menganggap kamu menduhargainya, karena ibumu pasti akan menangis sepanjang hari melihat kamu tidak mempunyai rasa kasih sayang terhadap sesama manusia seperti yang diajarkannya.

Maaf kalau ayahmupun menganggap tidak akan pernah menjadi anak kebanggaaannya. Ayahmu pasti akan menyesal seumur hidup karena kamu menjadi manusia pengecut tidak punya sikap ksatria seperti yang diajarkan ayahmu dengan membunuhi manusia tidak bersalah.

Mas Teroris kamu akan menyesal seumur hidup
Bila tahu bahwa polisi yang meregang nyawa adalah polisi yang shaleh dan taat beragama yang seiman denganmu.
Kamu akan minta ampun sepanjang hidupmu, bila tahu bahwa manusia yang kau bunuh juga manusia seiman denganmu juga sedang berjihad demi keluarga dan agamanya.

Bila kamu tetap tidak menyesal seluruh umat seiman di Indonesia akan berdoa agar kamu terus diberi hidayahNya.

Saat membaca surat ini bila tidak berkenan jangan memusuhi saya dan jangan ancam saya dengan bom.
Bom dan hancurkan hati nurani anda yang sangat keras sehingga selama ini anda merasa paling benar dan hanya bisa melukai umatmu sendiri.

Kami semua Insya Alah tidak takut dengan ancaman dan aksimu. Tetapi takut bila Allah akan menjatuhkan azab yang pedih ketika kamu melukai dan membunuhi umatmu sendiri.

Mas Teroris
Bila kamu menyesal, kita tetap saudara seumat dan saudara sebangsa.

Barakallahu Fiikum.

image

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s