14 Nama Yang Pernah Dipakai ISIS


image

Negara Islam Irak dan Syam (NIIS atau ISI) juga dikenal dengan nama Negara Islam Irak dan Suriah (NIIS atau ISIS), Negara Islam Irak dan asy-Syam, Daesh, atau Negara Islam (NI atau IS), adalah kelompok militan ekstremis jihadis Salafi/Wahhabi. Kelompok ini dipimpin oleh dan didominasi oleh anggota Arab Sunni dari Irak dan Suriah. Pada Maret 2015, NIIS menguasai wilayah berpenduduk 10 juta orang di Irak dan Suriah. Lewat kelompok lokalnya, NIIS juga menguasai wilayah kecil di Libya, Nigeria, dan Afghanistan. Kelompok ini juga beroperasi atau memiliki afiliasi di berbagai wilayah dunia, termasukAfrika Utara dan Asia Selatan.

Dalam bahasa Arab, kelompok ini dikenal dengan nama ad-Dawlah al-Islāmiyah fī ‘l-ʿIrāq wa-sy-Syāmsehingga terciptalah kata Da’isy atau Daesh. Pada tanggal 29 Juni 2014, kelompok ini menyatakan dirinya sebagainegara Islam sekaligus kekhalifahan dunia yang dipimpin oleh khalifah Abu Bakr al-Baghdadi dan berganti nama menjadi ad-Dawlah al-Islāmiyah (الدولة الإسلامية, “Negara Islam” (NI). Sebagai kekhalifahan, NIIS mengklaim kendali agama, politik, dan militer atas semua Muslim di seluruh dunia, dan “keabsahan semua keamiran, kelompok, negara, dan organisasi tidak diakui lagi setelah kekuasaan khilāfah meluas dan pasukannya tiba di wilayah mereka”.

image

Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebut NIIS telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia dankejahatan perang. Amnesty International melaporkan bahwa kelompok ini telah melakukan pembersihan etnis “berskala sangat besar”. Kelompok ini dicap sebagai organisasi teroris oleh PBB, Uni Eropa dan negara-negara anggotanya, Amerika Serikat, India,Indonesia, Israel, Turki, Arab Saudi, Suriah, dan negara-negara lain. Lebih dari 60 negara secara langsung atau tidak langsung berperang melawan NIIS.

image

Nama kelompok ini berubah-ubah sejak didirikan.

1. Kelompok ini didirikan tahun 1999 oleh seorang radikal Yordania, Abu Musab al-Zarqawi, dengan nama Jamāʻat al-Tawḥīd wa-al-Jihād, “Organisasi Tauhid dan Jihad” (JTJ).

2. ]Bulan Oktober 2004, al-Zarqawi berbaiat kepadaOsama bin Laden dan mengganti nama kelompoknya menjadi Tanẓīm Qāʻidat al-Jihād fī Bilād al-Rāfidayn, “Organisasi Pangkalan Jihad di Mesopotamia”, lebih dikenal dengan nama al-Qaeda di Irak (AQI).

3. Meski mereka tidak pernah menyebut dirinya al-Qaeda di Irak, nama ini menjadi nama non-resminya selama beberapa tahun.

4. Bulan Januari 2006, AQI bergabung dengan sejumlah kelompok pemberontak Irak dan membentuk Dewan Syura Mujahidin.

5. Al-Zarqawi tewas pada bulan Juni 2006.Tanggal 12 Oktober 2006, Dewan Syura Mujahidin bergabung dengan beberapa faksi pemberontak. Keesokan harinya, mereka mengumumkan pembentukan ad-Dawlah al-ʻIraq al-Islāmiyah, juga dikenal dengan nama Negara Islam Irak (NII).

6. Pemimpin kelompok ini adalah Abu Abdullah al-Rashid al-Baghdadi dan Abu Ayyub al-Masri.

7. Setelah keduanya tewas dalam operasi gabungan Amerika Serikat dan Irak bulan April 2010, Abu Bakr al-Baghdadi diangkat sebagai pemimpin baru kelompok tersebut.Tanggal 8 April 2013, setelah memperluas wilayahnya ke Suriah, kelompok ini mulai menggunakan nama Negara Islam Irak dan al-Syamatau Negara Islam Irak dan Suriah. Kedua nama tersebut merupakan terjemahan dari bahasa Arab ad-Dawlah al-Islāmīyah fī-l-ʻIrāq wa-sy-Syām; al-Syām berarti kawasan Syam atau Suriah Raya. Nama terjemahan tersebut biasa disingkat ISIL atau ISIS dalam bahasa Inggris, namun tidak pernah tetap. The Washington Post menyimpulkan bahwa perbedaan antara kedua singkatan tersebut “tidak terlalu besar”.

image

8. Nama Da’isy sering dipakai oleh para penentang NIIS yang berbahasa Arab. Nama ini terdiri dari hurufDāl, alif, ʻayn, dan syīn sehingga membentuk kata (داعش), singkatan al-Dawlah al-Islamīyah fī al-ʻIrāq wa-al-Syām dalam bahasa Arab. 

9. Ejaan singkatan tersebut beragam, dan “Daesh” lebih lazim digunakan. NIIS menganggap singkatan Da’isy sangat merendahkan karena dengan konjugasi tata bahasa yang tepat, kata tersebut terdengar sepertiDaes yang berarti “seseorang yang menginjak sesuatu”, dan Dahes, “seseorang yang menebar kebencian”.

10. ISIL kabarnya memberi ancaman cambuk dan potong lidah kepada orang-orang yang memakai istilah Da’isy di wilayahnya. Pada tahun 2015, lebih dari 120 anggota parlemen Britania meminta BBC memakai nama Daesh seperti John Kerry dan Laurent Fabius.

11. Tanggal 14 Mei 2014, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memutuskan untuk menggunakan nama Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) untuk menyebut kelompok ini.

12..Pada akhir 2014, para petinggi pemerintahan A.S. beralih ke Daesh karena nama tersebut lebih disukai sekutu-sekutunya di Arab

13. Tanggal 29 Juni 2014, kelompok ini mengganti namanya menjadi ad-Dawlah al-Islāmiyah (الدولة الإسلامية, Negara Islam (NI)) dan menyatakan dirinya sebagai kekhalifahan dunia.

14. “Irak dan Syam” dihapus dari semua dokumen dan komunikasi resmi. Sejak saat itu, nama resmi kelompok ini adalah Negara Islam. Nama Negara Islam dan klaim kekhalifahan dikritik habis-habisan. PBB, beberapa negara, dan sejumlah kelompok Muslim besar menolak nama baru tersebut.

image

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s