Ibu Maafkanlah Aku, Selamat Hari Ibu


image

Ibu
Bila kutahu ini akan menjadi hari terakhir melihat senyum teduhmu
Hari ini akan terus memintamu untuk selalu menghiasi setiap hidupku dengan senyummu. Karena tiada senyum yang paling tulus selain senyum ibu.

Ibu
Bila kutahu ini akan menjadi hari terakhir menyantap masakanmu
Hari ini juga akan segera berterimakasih seraya berjanji akan selalu melayanimu. Bahwa jasa besarmu belum ada setitikpun dapat kubalas.

Ibu
Bila kutahu ini akan menjadi hari terakhirmu mengucap doa.
Hari ini juga aku akan segera memohon kepadamu untuk mendoakanku. Tiada doa sehebat doa seorang ibu kepada anaknya.

Ibu
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kumendengar nasehatmu,
Hari ini juga akan minta terus meminta petuahmu dalam sepanjang hidupku. Padahal sebelumnya aku selalu berkata lebih benar

Ibu
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kulihat wajah tuamu.
Hari ini juga akan terus memelukmu serta tiada henti memandangmu dan seraya meminta maaf jasamu yang demikian besar belum terbalas sedikitpun

Ibu
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kudengar amarahmu kepadaku. Hari ini juga akan segera memohonmu untuk memarahiku untuk setiap salah dilangkahku. Selama ini setiap amarah dianggap bahwa anakmu lebih benar

Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya untuk bertemu,
Hari ini juga tidak akan melepas dekapanku sedetikpun seraya berkata maafkan anakmu yang hanya mementingkan waktu demi teman, suami, istri atau sahabat lainnya. Padahal kutahu bahwa engkau ingin selalu berdekatan denganku.

Bila esok memang aku tak dapat menyapamu lagi.
Hari ini juga aku ingin segera menyapamu dengan salam terindah seraya meminta maaf kepadamu, selama ini belum sempat sepanjang hidupku membahagiakanmu.

Bila di masa mendatang aku belum sempat mencium keningmu lagi.
Hari ini juga akan bergegas mencium keningmu. Aku akan menjadi orang yang paling bersalah di dunia, bila tidak segera melaksanakan keinginan sederhanamu yang tidak pernah kupenuhi.

Bila esok saat mengetuk pintu, tapi engkau sudah berpulang. Hari ini juga aku segera pulang ke rumah dan berharap ibu membukakan pintuku. Aku menjadi manusia yang paling menyesal di dunia bila tidak segera menghapus air matamu seraya meminta ampun bahwa selama ini aku selalu menyusahkanmu.

image

Iklan

One response to “Ibu Maafkanlah Aku, Selamat Hari Ibu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s