Star Wars, Film Terlaris Sepanjang Masa ?


image

Film terbaru seri Star Wars mencetak rekor penjualan tiket penayangan perdana box office pada malam hari di Amerika Serikat dan Kanada, kata sejumlah pakar perfilman. Di Inggris dan Irlandia, film yang disutradarai JJ Abrams itu mendapat £9,64 juta (Rp199,4 miliar) pada hari pertama penayangan. Seperti di AS dan Kanada, film tersebut melampaui perolehan Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2 sebanyak £9,48 juta (Rp196,1 miliar). Sejumlah analis mengatakan film ketujuh dalam seri Star Wars itu amat mungkin menjadi film terlaris sepanjang masa.

Saat ini, aksesori Star Wars sudah mulai banyak dicari. Produk paling populer, BB-8 terjual habis di Amazon hanya dalam 13 menit. Swinburne memprediksi, dari penjualan aksesori Star Wars saja Disney sudah bisa untung US$5 miliar atau setara dengan Rp71,8 triliun

Wakil CEO Walt Disney, Bob Iger menyebut episode berikutnya dari Star Wars, The Force Awakens, adalah film yang menjadi prioritas baginya. Film itu bukan hanya ditunggu-tunggu setelah bertahun-tahun tak ada kelanjutan kisah Han Solo cs. Film itu rupanya juga pencapaian terbesar Walt Disney. Time memberitakan, para analis memprediksi film itu bakal menjadi salah satu yang terlaris di box office sepanjang masa.

Benjamin Swinburne dari Morgan Stanley, meramalkan Star Wars: The Force Awakens akan menghasilkan US$650 juta atau Rp9,3 triliun hanya di Ameria Serikat saja. Secara global, diprediksi total penghasilannya mencapai US$2 miliar atau setara dengan Rp28,7 triliun. RBC Capital Markets juga memprediksi hal yang sama. Menurut analisis mereka, kesuksesan Star Wars didukung oleh pemasaran yang kuat dan promosi lintas divisi. Penghasilan film itu bahkan bisa setara dengan enam episode Star Wars sebelumnya, yang akumulasinya mencapai US$7,3 miliar atau Rp104,8 triliun.

BOX OFFICE

Film terbaru seri Star Wars mencetak rekor penjualan tiket penayangan perdana box office pada malam hari di Amerika Serikat dan Kanada, kata sejumlah pakar perfilman.

Pada Kamis (17/10), Star Wars: The Force Awakens mendulang US$57 juta atau Rp792 miliar. Jumlah tersebut mengalahkan rekor sebelumnya sebanyak US$43,5 juta (Rp604 miliar) yang dipegang Harry Potter And The Deathly Hallows: Part 2 pada 2011.

Di Inggris dan Irlandia, film yang disutradarai JJ Abrams itu mendapat £9,64 juta (Rp199,4 miliar) pada hari pertama penayangan. Seperti di AS dan Kanada, film tersebut melampaui perolehan Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2 sebanyak £9,48 juta (Rp196,1 miliar). Sejumlah analis mengatakan film ketujuh dalam seri Star Wars itu amat mungkin menjadi film terlaris sepanjang masa. Jeff Bock, analis perfilman dari Exhibitor Relations, mengatakan Star Wars: The Force Awakens ialah kandidat terkuat pemecah rekor pendapatan. “Film itu bisa masuk daftar film berpendapatan US$2 miliar dan mungkin, mungkin, menjadi film dengan pendapatan terbesar sepanjang masa,” kata Bock. Perkiraan para analis, Star Wars: The Force Awakensboleh jadi mendapatkan US$200 juta di AS dan Kanada saat ditayangkan pertama kali pada akhir pekan. Jumlah itu bisa menyaingi pendapatan film Jurassic World. Film tentang taman khusus dinosaurus tersebut mencetak hampir US$209 juta (Rp2,9 triliun) dalam tiga pertama penayangan di kawasan Amerika utara, Juni lalu.

Jika prediksi itu benar, maka Star Wars: The Force Awakens menambahkan panjang daftar Lucasfilm yang sukses. Lucasfilm menjadi bagian Disney seharga US$4 miliar atau Rp57,4 triliun pada 2012, tak lama setelah Kathleen Kennedy–produser Star Wars–bergabung. Kennedy bisa disebut sebagai pencetak skor tertinggi film-film laris, termasuk seri Indiana Jones dan E.T.Namun Star Wars digadang-gadang bakal jadi film terlarisnya. “Yang sekarang terjadi hanya ketenangan sesaat sebelum badainya nanti. Semakin dekat kita ke rilis filmnya, antusiasme semakin mencapai puncak,” ujar Paul Dergarabedian, analis senior untuk riset box office Rentrak. Ia memprediksikan Star Wars Episode VII, sebutan lain The Force Awakens, akan memecahkan rekor. Di pekan pertamanya saja, kata Dergarabedian, film itu bakal mendatangkan lebih dari US$100 juta atau Rp1,4 miliar. Penghasilan sebesar itu sudah cukup memecahkan rekor perfilman.

Pendapatan Box Office

Film Tanggal rilis Pendapatan box office Peringkat box office
Amerika Serikat Non-AS Sedunia Disesuaikan dengan
inflasi (AS)[a]
Sepanjang waktu di AS Sepanjang waktu di dunia
Star Wars Episode IV: A New Hope 25 Mei 1977 $460,998,007 $314,400,000 $775,398,007 $1.220.664.432 #6 #46
Star Wars Episode V: The Empire Strikes Back[9] 21 Mei 1980 $290,475,067 $247,900,000 $538,375,067 $697.393.981 #56 #107
Star Wars Episode VI: Return of the Jedi 25 Mei 1983 $309,306,177 $165,800,000 $475,106,177 $672.197.811 #40 #130
Total trilogi awal Star Wars $1,060,779,251 $728,100,000 $1,788,879,251 $2.590.256.224
Star Wars Episode I: The Phantom Menace 19 Mei 1999 $474,544,677 $552,500,000 $1,027,044,677 $650.864.043 #5 #14
Star Wars Episode II: Attack of the Clones 16 Mei 2002 $310,676,740 $338,721,588 $649,398,328 $385.141.450 #38 #69
Star Wars Episode III: Revenge of the Sith 19 Mei 2005 $380,270,577 $468,484,191 $848,754,768 $427.739.373 #20 #34
Total trilogi prekuelStar Wars $1,165,491,994 $1,359,705,779 $2,525,197,773 $1.463.744.866
Star Wars: The Clone Wars 15 Agustus 2008 $35,161,554 $33,121,290 $68,282,844 $35.892.722 #1,942
Total seluruh film Star Wars $2,261,432,799 $2,120,927,069 $4,382,359,868 $4.089.893.812

Star Wars

Star Wars adalah seri film epik, fiksi ilmiah, opera antariksa Amerika Serikat yang disutradarai oleh George Lucas. Semenjak dirilisnya serial ini, film ini telah menjadi sebuah fenomena budaya dan menghasilkan banyak produksi film, buku, permainan video, serial televisi, dan banyak produk lainnya yang dipasarkan. Pelengkap-pelengkap dua trilogi film ini menciptakan perkembangan yang berarti terhadap dunia fiksi seri ini. Waralaba ini menggambarkan sebuah galaksi yang sangat, sangat jauh di masa yang sangat lampau, dan juga pada umumnya menggambarkanJedi sebagai gambaran kebajikan, yang bertentangan dengan Sith, yang merupakan gambaran kejahatan. Senjata mereka, lightsaber, terkenal di budaya populer. Dunia fiksi tersebut juga memiliki beragam tema, termasuk tema-tema yang dipengaruhi oleh bidang filsafat dan agama.

Film ini terdiri dari enam film yang dibagi menjadi dua trilogi: trilogi sekuel (trilogi asli) dan trilogi prekuel (trilogi baru). Film pertama dari seri ini dirilis pada 25 Mei 1977, dengan judul Star Wars Episode IV: A New Hope, oleh 20th Century Fox, dan menjadi peristiwa penting dalam budaya popular di seluruh dunia, diikuti oleh dua sekuel, yang dirilis masing-masing dalam selang waktu tiga tahun. Enam belas tahun setelah film terakhir dari trologi asli dirilis, film pertama dari trilogi prekuel dirilis. Tiga film prekuel juga dirilis dengan selang waktu tiga tahun, yang mana film terkahir dari trilogi prekuel dirilis pada 19 Mei 2005. Pada Oktober 2012, The Walt Disney Company membeli Lucasfilm sebesar US$4.05 miliar dan mengumumkan bahwa perusahaan ini akan memproduksi tiga film baru, yang mana film pertama,Star Wars Episode VII, direncanakan untuk dirilis pada 2015..20th Century Fox masih memegang hak distribusi dua trologi pertama Star Wars, memegang hak permanen akan film Episode IV: A New Hope, sementara memegang hak akan Episode I-III, V dan VIsampai Mei 2020.

Tanggapan akan trilogi asli seri ini pada umumnya baik, dengan tanggapan positif film terakhir trilogi ini adalah yang paling rendah, sedangkan trilogi prekuel menerima reaksi yang beragam, dengan sebagian besar tanggapan positif ditujukan untuk film terakhir trilogi prekuel ini, berdasarkan pada sejumlah situs ‘review aggregator’. Keenam film di seri ini dinominasikan atau memenangkan Academy Awards. Semua film juga meraih sukses di ‘box office’, dengan total pendapatan ‘box office’ film-filmStar Wars (termasuk teatrikal ”Star Wars: The Clone Wars” mencapai US$4.48 miliar,[3] yang menjadikannya film seri dengan pendapatan kotor terbesar keempat, di bawah seri Harry Potter, James Bond, dan The Avengers. Kesuksesan ini juga yang membuat seri-seri ini dirilis kembali di bioskop-bioskop.

image

Cerita tentang Star Wars ini berlokasi di luar angkasa dan menggunakan motif-motif cerita arketip yang biasa dijumpai baik dalam cerita fiksi ilmiah (science fiction) maupun mitologi klasik. Star Wars adalah sebuah contoh bagus “opera antariksa” dan merupakan sebuah sub-genre fiksi ilmiah.

Peristiwa-peristiwa yang digambarkan di Star Warsterjadi di galaksi fiksi. Banyak spesies makhluk alien (biasanya dalam bentuk manusia) yang digambarkan di Star Wars. Robot-robot manusia menjadi hal yang lumrah, dan pada umumnya dibuat untuk melayani pemilik mereka. Perjalanan luar angkasa juga bisa ditemukan, dan banyak planet merupakan anggota dari Republik Galactic, yang kemudian dirombak menjadi Imperium Galactic.

Salah satu faktor penting dalam Star Wars adalah”Force”, energi yang berada di mana saja dan dapat dimanfaatkan yang memiliki kemampuan, yang disebut kepekaan-Force (Force-sensitives). Force digambarkan dalam film pertama sebagai “medan energi yang tercipta dari semua makhluk hidup [yang] mengelilingi kita, memasuki diri kita,  menyatukan galaksi.”Force memungkinkan penggunanya untuk melakukan hal-hal bersifatsupernatural (seperti telekinesis, kewaskitaan,prekognisi, dan ‘mind-control’) dan dapat meningkatkan karakter fisik, seperti kecepatan dan refleks; kemampuan-kemampuan ini berbeda setiap tokoh dan dapat ditingkatkan melalui latihan. Kendati Force dapat digunakan untuk kebajikan, ia juga memiliki sisi gelap yaitu, bila dipacu, penggunanya akan dirungkupi oleh kebencian, agresi, dan kedengkian. Keenam film Star Wars mengisahkanJedi, yang menggunakan Force untuk kebajikan, danSith yang menggunakan sisi gelap Force untuk menguasai galaksi.

image

image

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s