Video dan Kisah Lengkap Jatuhnya Crane di Mekah


image

Musibah terjadi ketika ribuan umat muslim di seluruh dunia berkumpul di Masjidil Haram jelang ibadah haji yang berlangsung akhir bulan (10/09/2015). Jatuhnya crane tersebut diduga karena adanya badai pasir yang tertiup angin kencang. Sekitar 180 jamaah menjadi korban luka dan 87 meninggal dunia.

Korban luka-luka akibat crane jatuh di kawasan Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi terus bertambah. Sebanyak 201 orang menjadi korban luka. Ratusan korban itu telah dibawa ke rumah sakit.

Jumlah jemaah Indonesia yang meninggal akibat crane jatuh bertambah satu orang. Hingga saat ini korban meninggal berjumlah dua orang. Dua orang itu atas nama Masnauli Hasibuan dari kloter 09 embarkasi Medan dan Siti Rasmi Darmini dari kloter 23 embarkasi JK

Sementara itu warga Indonesia yang luka tercatat sekitar 40 jemaah. Mereka masih di rawat di RS Al Noor. Pemerintah Arab Saudi menyebut korban total sementara berjumlah 87 wafat dan 184 terluka. Korban tersebut jemaah dari berbagai negara.

Crane beserta alat pemberat yang digunakan untuk perluasan Masjidil Haram jatuh diterpa hujan badai yang tengah melanda Kota Mekah. Crane berukuran sekitar 100 meter itu jatuh menimpa bangunan utama di Masjidil Haram sekitar pukul 17.30 waktu setempat. Crane itu bukanlah tipe yang terpancang ke tanah. Crane itu berada di atas semacam truk atau kendaraan tank sehingga bisa berpindah tempat. Crane mobile itu mempunyai dua belalai. Belalai yang henghantam bangunan Masjidil Haram adalah yang panjang, sementara yang pendek terlihat menggantung. Bagian truk/ tank terangkat di satu sisinya sehingga terlihat menggantung. Posisinya mirip seperti orang sedang dalam posisi menungging

Kronologi lengkap jatuhnya crane Sabtu (12/9/2015):

-Pukul 17.00
Langit gelap menaungi wilayah Makkah. Angin mulai berhembus kencang. Hampir setiap sore selama 5 hari belakangan ini cuaca Makkah di sore hari bisa berubah mendadak dari panas ke hujan.

-Pukul 17.10
Angin mendadak berhembus kencang. Pintu-pintu bangunan berderak, sampah-sampah plastik beterbangan membumbung tinggi di udara. Hujan mulai turun menyertai angin kencang itu. Beberapa jemaah terhempas ke depan ringan ketika angin kencing menerpa badannya. Teriakan astagfirullah … astagfirullah beberapa kali terucap dari mulut para jemaah

-Pukul 17.15
Hujan angin disertai angin kencang melanda Makkah. Menyebabkan banyak pohon-pohon tumbang, tercerabut dari akarnya. Air hujan menggenangi jalan-jalan yang letaknya lebih rendah

-Pukul 17.18
Di atas kap mobil yang sedang parkir terdengar bunyi hantaman es batu sebesar jagung berlangsung bebetapa menit.

-Pukul 17.30
Seorang pekerja di Masjidil Haram bernama Abdel Aziz Naqoor mengatakan dia melihat crane jatuh setelah dihantam badai. “Bila itu jatuh bukan ke jembatan Al Tawaf maka jumlah korban luka-luka dan korban meninggal bakal lebih buruk,” kata Naqoor merujuk pada jalur tertutup yang mengelilingi Kakbah. Tubuh-tubuh yang berlumuran darah berserakan di halaman. Crane itu sendiri nampak bengkok, agaknya karena terbentur bangunan. Orang-orang yang menjerit dan berhamburan sesaat setelah benturan keras crane terdengar. Kabut asap melalap kota. Peristiwa ini terjadi saat ratusan dari ribuan Muslim dari berbagai penjuru dunia berkumpul untuk menjalankan ibadah haji yang akan dimulai pada 21 September. Masjidil Haram biasanya mengalami puncak kepadatan pada Jumat saat Umat Muslim biasa Salat Jumat. Peristiwa jatuhnya crane terjadi sekitar sejam sebelum waktu Salat Maghrib.

-Pukul 17.45
Hujan angin disertai angin kencang mereda. Proses evakuasi dilakukan. Para korban tragedi crane dievakuasi ke RS terdekat di Jiyad untuk mendapatkan pertolongan pertama. Setelah itu mereka dirujuk ke RS lainnya.

– Pukul 21.30. Seluruh jemaah korban sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat dari komplek Masjidil Haram. tim kesehatan mengerahkan semua ambulans di Makkah yang berjumlah 13 unit. Saat tiba di Masjidil Haram korban-korban sudah dibawa ke RS Jiyad yang berada di dekat lokasi.

– Pukul 01.30. Presiden Joko Widodo sampaikan duka mendalam kepada seluruh korban jatuhnya crane di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Untuk itu Jokowi meminta agar kabar terkini dari para korban yang merupakan WNI terus diperbarui. Jokowi saat ini bermalam di Istana King Faisal. Sebetulnya Jokowi ingin menengok langsung para jamaah, tetapi pihak keamanan Arab Saudi tak mengizinkan mengingat dirinya adalah seorang kepala negara.

– Pukul 02.30. Menteri Agama Lukman Hakim yang tadinya juga ada di Jeddah pun langsung meluncur ke RS An Nur, Makkah. Jokowi masih menunggu laporan Lukman soal total jumlah korban yang berasal dari Indonesia baik luka-luka atau pun meninggal dunia. Menag meminta Kepala Daker Makkah, Arsyad Hidayat, membuat hotline khusus yang bisa diakses keluarga korban dengan mudah untuk mendapatkan informasi tentang keluarga mereka di Tanah Suci.

Sejumlah jamaah calon haji yang baru tiba di Mekkah dari Madinah maupun Jeddah terpaksa menunda pelaksanaan umrah qudum (kedatangan). Penundaan ini menyusul insiden jatuhnya crane di Masjidil Haram, Mekkah.Kemenag merilis daftar nama para korban yang meninggal dan terluka akibat musibah crane di Masjidil Haram pada pukul 9.40 WIB, Sabtu (12/9/2015) pagi ini. Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi juga telah menyiapkan layanan telepon lewat nomor +966 543603154 yang bisa diakses langsung oleh keluarga jamaah Indonesia yang menjadi korban robohnya alat berat di Masjidil Haram.

Daftar Korban meninggal :

1. Painem Dalio Abdullah No Paspor B 1258831 Kloter MES 8
2. Saparini Baharuddin Abdullah No Paspor B 1258832 Kloter MES 8
3. Nurhayati Rasad Usman No Paspor B 0393770 Kloter PDG 4
4. Ferry Mauludin Arifin No Paspor A 9464489 Kloter JKS 12
5. Adang Joppy Lili No. Paspor B 1197332 Kloter JKS 16
6. Masnauli Hasibuan dari kloter 09 embarkasi Medan
7. Siti Rasmi Darmini dari kloter 23 embarkasi JK

Daftar para korban Luka:

1. ITI RASTI DARMINI, No. Paspor: B0716645, Kloter: JKS – 023 (Keterangan: Wafat)
2. MASNAULI SIJUADIL HASIBUAN, No. Paspor: B1061545, Kloter: MES – 009 (Wafat)
3. SUJI SYARBAINI IRONO, No Paspor: B1306321, Kloter: BTH – 014 (dirawat BPHI Makkah)
4. ERNAWATI MUHAMMAD SAAD, No. Paspor A4761751, Kloter: BTH – 001 (dirawat di RSAS)
5. KURSIA NANTING LEMBONG, No. Paspor B0507644, Kloter: BTH – 017 (dirawat di RSAS)
6. NASRIAH BINTI MUHAMMAD ABDURRAHMAN, No Paspor: B1175082, Kloter: BTJ – 001, (dirawat di RSAS)
7. ARDIAN SUKARNO EFFIEN, No. Paspor: B0907275, Kloter: JKG – 007, (dirawat di RSAS)
8. TETI HERAWATI MAD SALEH, No. Paspor: B0941422, Kloter: JKS – 005, (dirawat di RSAS)
9. APIP SAHRONI ROHMAN, No. Paspor: B0941479, Kloter: JKS – 005, (dirawat di RSAS)
10. EMMIWATY JANAHAR SALEH, No Paspor: B1354467, Kloter: MES – 008, (dirawat di RSAS)
11. NUR BAIK NASUTION, No. Paspor: B1061239, Kloter: MES – 009, (dirawat di RSAS)
12. SOPIAH TAIZIR NASUTION, No. Paspor: A6773447, Kloter: MES – 009, (dirawat di RSAS)
13. TRI MURTI ALI, No. Paspor: B0396519, Kloter: PDG – 003, (dirawat di RSAS)
14. ZULFITRI ZAINI HAJI, No. Paspor: A3910753, Kloter: PDG – 003, ( dirawat di RSAS)
15. ZALNIWARTI MUNAF UMMA, No. Paspor: B0393772, Kloter: PDG – 004, (dirawat di RSAS)
16. ALI SABRI SELAMUN, No. Paspor: B0785804, Kloter: PDG – 007, (dirawat di RSAS)
17. UMI DALIJAH AMAT RAIS, No. Paspor B0957604, Kloter: SOC – 024, (dirawat di RSAS)
18. ENDANG KASWINARNI POERWOMARTON, No. Paspor: B1107076, Kloter: SOC – 046, (dirawat di RSAS)
19. DJUMALI JAMARI SETRO WIJOYO, No. Paspor: B1496896, Kloter: SOC – 052, (dirawat di RSAS)
20. MURODI YAHYA KASANI, No. Paspor: B0754094, Kloter: SUB – 001, ( dirawat di RSAS)
21. HASAN MANSUR AHMAD, No. Paspor: B0746467, KLoter: SUB – 010, (dirawat di RSAS)
22. SAINTEN SAID TARUB, No. Paspor: B0992684, Kloter: SUB – 015, (dirawat di RSAS)
23. NURUDDIN BAASITH SUJIYONO, No. Paspor: B1035292, Kloter: SUB – 021, (dirawat di RSAS)
24. ISNAINY FADJARIJAH ABDUL DJUMALI, No. Paspor: B1052806, Kloter SUB – 021, (dirawat di RSAS)
25. SAHARMI UMAR PASSIRE, No. Paspor: B0590380, Kloter: UPG – 002, (dirawat di RSAS)
26. NORMA LATANG KULASSE, No. Paspor: B1161965, Kloter: UPG – 005, (dirawat di RSAS)
27. ROSNALLANG CACO BABA, No. Paspor: B0901348, Kloter: UPG – 005, (dirawat di RSAS)
28. HADIAH SYAMSUDDIN SAK, No. Paspor: B1162080, Kloter: UPG – 015, (dirawat di RSAS)
29. MUHAMMAD HARUN ABDUL HAMID, No . Paspor: B1163100, Kloter: UPG – 016, (dirawat di RSAS)
30. FATMAWATI ABDUL JALIL, No. Paspor: B1162645, KLoter: UPG – 018, (dirawat di RSAS)
31. ABDUL JALIL CONCI LETA, No. Paspor: B1162600, Kloter: UPG – 018, (dirawat di RSAS)
32. ROSDIANA MUDU TOHENG, No. Paspor: B1162756, Kloter: UPG – 018, (dirawat di RSAS); dan
33. ERNI SAMPE DOSEN,, No. Paspor: B1162715, Kloter: UPG – 018, (dirawat di RSAS).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s