TNI vs Polisi Bentrok Lagi, 1 Anggota TNI Tewas


Untuk kesekian kalinya di negeri ini TNI Polri melskukan bentrok fisik dengan senjata. Seorang anggota TNI atas nama Prada Yuliandi tewas tertembak di Polewali, Sulawesi Barat. Pihak TNI menyebut Yuliadi tertembak di bagian perut dan meninggal di tempat.

Kepala Staf Kodam (Kasdam) VII/Wirabuana, Brigjen TNI Kurnia Dewantara memberikan keterangan terkait tewasnya Prada Yuliadi dalam bentrok antara TNI-Polri di arena balap motor, Kompleks Stadion S Mengga, Kabupen Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sore tadi waktu setempat.

Kàsdam mengakui sangat mungkin ada kesalahan dari pihaknya dalam insiden tersebut. Namun tidak bisa dipungkiri, polisi yang bersangkutan menunjukkan sikap yang berlebihan dalam merespon tindakan anggotanya itu.

Anggota TNI tersebut sempat dilarikan ke Rumah Sakit Polman, tetapi nyawanya tidak tertolong. Saat ini, kata dia, kasus tersebut masih dalam proses penyelesaian. Prada Yuliadi yang merupakan anggota Kompi Senapan B Yonif 721 Makassar, tewas dengan luka tembak di perut.

Kadispen TNI AD Brigjen Wuryanto menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (30/8/2015) sore sekitar pukul 16.00 WITA tersebut. Penembakan berawal dari perkelahian yang terjadi di Sirkuit Permanen Sport Center, Jalan Stadion Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat.

Kronologi kejadian penembakan tersebut:

Pukul 14.00 WITA

Praka Rusmono menonton balapan di Sirkuit Permanen Sport Center dengan anggota Kru MMS Racing Team Majene atas nama Umar (27). Mereka kemudian didatangi beberapa anggota Patroli motor (Patmor). Patmor menegur agar mereka tidak menonton di atas lintasan.

Salah seorang rekan Praka Laksmono yang juga kru MMS Racing Team terkena tongkat anggota Patmor hingga hampir terjatuh. Laksmono tak terima dan berkata kepada anggota Patmor “Jangan begitu Pak, Saya juga anggota”. Setelah itu terjadi keributan antar kedua pihak.

Pukul 14.30 WITA

Kapolres Polman AKBP Agoeng Adi Koerniawan tiba di TKP mendamaikan keributan. Hadir pula di lokasi Pasi Ops Dim 1402/Polmas Kapten Infantri Martani. Kedua belah pihak kemudian saling memaafkan.

Pukul 16.00 WITA

Masih di tempat yang sama, terjadi keributan lainnya dan terjadi penembakan terhadap anggota Kompi Senapan B Yonif 721/Makassar Prada Yuliandi terkena tembakan di bagian perut dan meninggal dunia ditempat.

Polisi menyesal

Kapolres Polman, AKBP Agoeng Adi Koerniawan sangat menyesalkan adanya kejadian penembakan yang dilakukan anak buahnya, di arena balap motor, Komplek Stadion S Mengga, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.

Dengan tegas, Kapolres berjanji akan memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku. Saat ini, dua anggotamnya yang disinyalir mengeluarkan tembakan tersebut yakni Bripda Heri, dan Briptu Caswan sedang dalam pemeriksaan Provost.

Dari kejadian itu, dia berharap, agar semua pihak tidak terprovokasi. Terutama isu yang berkembang di luar. Bahkan, kejadian yang melibatkan dua institusi keamanan itu diharapkan merupakan yang terakhir terjadi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s