Tibo dan Wanggai, Duo Mutiara Hitam Yang Luar Biasa


Timnas Garuda Muda dalam beberapa kali permainannya sangat memukau dalam mengalahkan lawan-lawannya. Keperkasaan Timnas U-23 tidak terlepas dari kehebatan duo mutiara hitam asal Papua yang atraktif dan sangat haus gol. Titus Bonai dan Patrich Wanggai adalah pemain hebat yang dapat dibanggakan masyarakat Papua. “Mungkin karena kita sama-sama berasal dari Papua. Jadi, sudah kenal karakter satu sama lain,” ungkap keduanya.

Saat ini duo striker tersebut menjadi buah bibir pecandu bola Indonesia karena kiprahnya di Sea Games 2011. Ke duanya memiliki karakter yang sama bermain sangat cepat, bertenaga, skillnya lumayan tinggi dan sama-sama emosional. Keduanya juga sangat impresif dan haus gol saat berada di depan gawang lawan. Keduanya selama dalam pertandingan di Sea Games selalu menciptakan gol.

Tibo paggilan akrab Titus Bonai mempunyai kebiasaan unik selalu memegang dan menggoyang-goyang jaring lawan saat akan menerima umpan tendangan penjuru. Tibo dengan stamina yang sangat prima selalu dapat dengan cerdik memanfaatkan peluang yang dan menciptakan kesempatan emas bagi temannya. Kecepatan lari yang demikian gesit ditambah tendangan kerasnya tampaknya patut untuk ditakuti penjaga gawang dan pemain belakang lawan. Tibo juga sangat pintar mebaca posisi penjaga gawang lawan. Dia sangat jeli menempatkan tendangan dan sundulun sehingga dapat menjebol gawang lawan.

Dalam tiga laga di Sea Games keduanya telah mengkoleksi sejumlah gol . Setelah pertandingan melawan Thailand, Tibo telah menghasilkan 4 gol sedangkan Wanggai 3 gol.

Setiap mencetak gol kemenangan, Wanggai dan Tibo selalu mengucapkan hal yang sama.Gol yang telah dicetaknya selalu dipersembahkan untuk keluarga dan masyarakat Indonesia.”Gol tadi aku persembahkan buat keluarga tercinta. Dan tentunya untuk rakyat Indonesia yang mendukung kami,” tegas Wanggai. Tibopun mengatakan hal senada “Gol ini untuk istriku tercinta, dan untuk Indonesia,” tukas Tibo.

Kunci keberhasilan Duet maut mutiara hitam itu adalah saling belajar terhadap karakter masing-masing. “Pertama-pertama saya belajar karakter Wanggai. Bagaimana orangnya dan skill-nya. Itu membuat saya padu dengan Wanggai,” kata Tibo. Wanggai pun mengaku tidak terlalu sulit menyatu dengan Tibo. “Mungkin karena kami sama-sama berasal dari Papua. Jadi, kami sudah mengenal karakter satu sama lain,” ungkap Wanggai.

Tibo tak mengira akan diduetkan dengan Wanggai. Akan tetapi sejak bergabung di Pelatnas jelang SEA Games, ia mulai belajar karakter pemain. Dia tak mempermasalahkan siapa yang akan jadi duetnya di lini depan. Sejak pertama diturunkan berpasangan dengan Wanggai saat menggguduli Kamboja  6-0,  Tibo telah merasakan Wanggai adalah pasangan klop. “Pertama-tama saya belajar karakter teman, bagaimana orangnya dan skillnya,” ujarnya.

Kemampuan skill Wanggai memang luar biasa. Ia mampu melakukan apa saja jika berada dalam kotak penalti lawan. Bahkan Wanggai bisa menjadi algojo menakutkan melalui bola-bola mati. Permainan cepat dan ekspolsif telah diperlihatkan keduanya dalam tiga laga yang telah dijalani timnas. Tibo-Wanggai tak hanya mahir dalam menjebol jala lawan. Keduanya juga kerab memberikan umpan manis yang  membahayakan di depan gawang lawan. Tibo  beberapa kali memberi umpan sangat matang kepada Wanggai yang mampu diceploskan menjadi gol ke gawang Singapura. Sebaliknya Wanggai juga turut berperan besar atas terciptanya gol ketiga Indonesia ke gawang Thailand yang dicetak Ferdinan Sinaga. Dengan serangan cepat, Wanggai mengejar bola dari sisi kakan pertahanan Thailand dan langsung memberikan bola sodoran kepada Ferdinan untuk memperbesar kunggulan menjadi 3-1.

 

Patrich Wanggai Striker asal Persidafon Dafonsoro itu , belum berpikir untuk menjadi pencetak gol terbanyak di SEA Games XXVI. Penyerang asal Papua itu hanya ingin mempersembahkan kemenangan bagi Indonesia. “Itu nantilah (soal top skorer). Yang penting kita menang. Masalah siapa yang cetak gol, itu ‘kan buat Indonesia juga,” kata Wanggai usai pertandingan. Wanggai pun mempersembahkan golnya tersebut bagi kakaknya yang menikah di Nabire pada hari ini.    “Buat kakak saya yang menikah hari ini di Nabire, gol itu sebagai permintaan maaf karena saya tak bisa datang,” ujar Wanggai.

 

www.korananakindonesia.com

https://mediaanakindonesia.files.wordpress.com/2010/12/img00055-20101205-1659.jpg?w=291&h=218Supported by : KORANDO – Koran Anak Indonesia. Yudhasmara Foundation. “Pupuk Minat baca Anak sejak Dini. Membaca adalah investasi paling kokoh bagi masa depan perkembangan moral dan intelektual anak. “SELAMATKAN MINAT BACA ANAK INDONESIA” Editor in Chief: Audi Yudhasmara. Co-editor: Sandiaz Yudhasmara. Foundation Director : Dr Widodo judarwanto pediatrician. Publisher : Narulita dewi. Editor: Nanda Prawira. Marketing : Elvareta Alphanandia Andelin. Design-Multi media : Santana Arif. Data-Dokumentasi : Ariani Santika. Finance : Julia Firdausi. General support : Prabuningrat, Sis Wahyudi, Vavan Prayudha, Editor in Chief : Audi Yudhasmara. Reporter : Audi Yudhasmara. Sandiaz Yudhasmara, Nanda Prawira. Marketing : Elvareta Alphanandia Andelin. Design-Multi media : Santana Arif. Data-Dokumentasi : Ariani Santika. Finance : Julia Firdausi. General Support : Prabuningrat, Sis Wahyudi.. Address: Menteng Square AR 20 Jln Matraman 30 Jakarta Pusat. Phone: 021-29614252 – 08131592-2012 – 08131592-2013 Mobil Phone: 089690509906 email : judarwanto@gmail.com http://korananakindonesia.com/ Komunikasi facebook: Koran Anak Indonesia

Copyright 2016. Koran Anak Indonesia Network Information Education Network. All rights reserved


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Iklan

3 responses to “Tibo dan Wanggai, Duo Mutiara Hitam Yang Luar Biasa

  1. Bravo Dua pemain Dari Papua

    Banyak Pemain2 yang handal dari papua tetapi Belum terpilih menjadi Timnas

    Semoga kedepan Indonesia bisa menjadi Yang terbaik di dunia persepak bolaan
    hehehehe

    Suka

  2. Emang org2 papua emang jagonya main bola..
    Putra papua sudah memberikan mengharumkan nama INA,,
    skrng Pemerintah INA harus melakukan sesuatu buat rakyat papua,,jangan cuma pake jasa org papua,,bangun juga daerah papua.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s